Kejari Berau Serahkan Dana Hasil Penyelamatan Kerugian Daerah Rp935 Juta ke Pemkab Berau

img

Kepala Kejaksaan Negeri Berau Gusti Hamdani menyerahkan secara simbolis Dana penyelamatan Keuangan Daerah senilai Rp935 Juta kepada Bupati Berau Sri Juniarsih Mas di dampinggi Sekab Muhammad Said. (fic: sep/Fn)

 

POSKOTAKALTIMNEWS, BERAU : Pemerintah Kabupaten Berau memberikan apresiasi atas upaya penyelamatan keuangan daerah yang dilakukan oleh Kejaksaan Negeri Berau, sebesar Rp 935 juta. Penyerahan hasil penyelamatan kerugian daerah tersebut diserahkan secara simbolis oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Berau Gusti Hamdani kepada Bupati Berau Sri Juniarsih Mas, pada Kamis (7/8/2025) .

 

Dalam penjelasannya, Kajari Gusti Hamdani mengatakan penyerahan sejumlah dana terbut merupakan kasus yang telah ditangani dan sudah memiliki kekuatan hukum tetap, termasuk salah satu pelaksanaan eksekusi. Apa yang telah dilakukan Kejari merupakan bentuk kontribusi yang bisa dilakukan untuk membantu Pemkab Berau dalam pengelolaan keuangan daerah.

 

“Ini merupakan bentuk nyata kerja sama kami dengan pemerintah daerah. Kami tidak hanya fokus pada penuntutan dan penghukuman, tapi juga aktif membantu agar pengelolaan keuangan daerah berjalan sesuai aturan,” ujar Kajari.

 

Masih dalam penjelasannya Kajari Gusti Hamdani bahwa pihaknya tidak hanya fokus pada penindakan hukum, namun juga aktif mendukung upaya pencegahan tindak pidana korupsi melalui pendampingan dan edukasi kepada Pemerintah Daerah.

 

“Ke depannya bila kami menemukan hal-hal tidak sesuai maka akan kami segera tindaklanjuti dan lakukan semaksimal mungkin. Semua sebagai bentuk sinergitas dalam pengelolaan keuangan daerah,” tegasnya.

 

Sementara itu Bupati Berau Sri dalam sambutannya mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kerja sama yang baik antara Kejaksaan Negeri dan Pemerintah Daerah Berau.

 

Menurutnya, kerja sama ini merupakan bagian dari upaya bersama dalam menjalankan tugas negara, khususnya dalam pencegahan dan pemberantasan tindak pidana korupsi.

 

“Kita telah menyelesaikan salah satu tugas penting dalam menegakkan hukum dan menyelamatkan keuangan daerah. Ini menjadi pengingat bagi seluruh aparatur pemerintah agar lebih berhati-hati dalam mengelola anggaran,” ujar Sri Juniarsih.

Ia menambahkan, praktik korupsi bisa terjadi karena kelalaian atau godaan dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Oleh sebab itu, ia mengingatkan seluruh pejabat daerah di berbagai level untuk selalu menjaga integritas dan amanah dalam mengelola keuangan daerah.

 

Bupati juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran Kejaksaan Negeri Berau yang telah berperan aktif dalam pengembalian kerugian keuangan kepada masyarakat.

 

“Semoga kerja sama yang baik ini dapat terus berjalan demi kebaikan daerah kita. Kita semua berharap kejadian seperti ini tidak terulang lagi di masa mendatang,” pungkasnya. (sep/FN)